Badung, 6 Juni 2026 – Fakultas Teknik Universitas Dwijendra melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco Enzyme pada Sabtu (6/6/2026) di Lapangan Gusti Ngurah Gede Rai, Desa Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno di Desa Sibang Kaja sekaligus bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tematik Fakultas Teknik Universitas Dwijendra.
Kegiatan yang menyasar anggota karang taruna dan kelompok lansia Desa Sibang Kaja ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui pembuatan eco enzyme sebagai solusi ramah lingkungan yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Acara dibuka secara resmi dan dihadiri oleh Kepala Desa Sibang Kaja, Ni Nyoman Rai Sudani, SH., serta Dekan Fakultas Teknik Universitas Dwijendra, Dr. Ar. Desak Made Sukma Widiyani, S.T., M.T., IAI. Bertindak sebagai narasumber utama adalah Ir. I Ketut Adhimastra, M.Erg., yang memberikan pemaparan mengenai manfaat, proses pembuatan, serta berbagai aplikasi eco enzyme dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pemaparannya, Ir. I Ketut Adhimastra, M.Erg. menjelaskan bahwa eco enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah dan sayuran yang memiliki berbagai manfaat, mulai dari pupuk alami, pembersih ramah lingkungan, hingga pengendali bau.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis kepada masyarakat agar sampah organik tidak lagi dianggap sebagai limbah yang harus dibuang, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi produk bermanfaat. Jika diterapkan secara konsisten, pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme dapat membantu mengurangi volume sampah sekaligus mendukung kelestarian lingkungan,” ujar Adhimastra.
Kepala Desa Sibang Kaja, Ni Nyoman Rai Sudani, SH., menyampaikan apresiasi atas kontribusi Fakultas Teknik Universitas Dwijendra dalam memberikan edukasi kepada masyarakat desa.
“Kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Permasalahan sampah menjadi tantangan bersama yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kami berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan di lingkungan keluarga maupun komunitas sehingga tercipta budaya pengelolaan sampah yang lebih baik di Desa Sibang Kaja,” ungkapnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Dwijendra, Dr. Ar. Desak Made Sukma Widiyani, S.T., M.T., IAI., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat Tematik ini, Fakultas Teknik Universitas Dwijendra berupaya menghadirkan solusi yang aplikatif terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat. Pengelolaan sampah organik melalui eco enzyme menjadi salah satu langkah sederhana yang memiliki dampak besar bagi lingkungan dan keberlanjutan. Kami berharap sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat terus terjalin untuk mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat sesi demonstrasi pembuatan eco enzyme dan diskusi interaktif. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai tahapan fermentasi, komposisi bahan yang digunakan, hingga cara pemanfaatan hasil fermentasi dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Sibang Kaja semakin termotivasi untuk mengelola sampah organik secara mandiri dan berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan yang sejalan dengan semangat Bulan Bung Karno dalam membangun kemandirian dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.






