Pendampingan dan Pemberdayaan Petani menuju Sejahtera

Pendampingan pertanian sangat penting dalam era digital sekarang. Petani membutuhkan teknologi sistem agribisnis yang baik, peluang ini bisa ditangkap oleh calon sarjana yang akan terjun langsung ke lapangan.Fakultas Pertanian dan Bisnis Dwijendra University pada hari Selasa,14 juli 2026 bertempat di Ruang Rapat Rektorat mengadakan seminar alumni bertema Pendampingan dan Pemberdayaan Petani menuju Sejahtera. yang diikuti oleh 25 calon sarjana pertanian dari prodi agribisnis, agroteknologi, dan Magister Penyuluhan Pertanian, dan semua dosen FPB Dwijendra University. Seminar ini di buka dan dimoderatori oleh Dekan FPB Ayu Charisma Julia Dewi,S.P.,M.P dalam sambutannya mengatakan tantangan sektor pertanian ke depan semakin komplek perlu pendampingan kaum intelektual. Prof.Dr.Gede Sedana,M.Sc.,M.M.A yang juga Rektor Dwijendra University menjelaskan permasalahan pertanian selama ini mulai dari penyediaan sarana produksi,alih fungsi lahan, ketersediaan air, dan iklim yang tidak menentu sehingga perlu melakukan perlindungan dan pemberdayaan kelompoktani. Gede Sedana mengatakan bentuk perlindungan pemerintah selama ini membuat kebijakan stop alih fungsi lahan melalui Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan, penerapan intermeten pertanian tanaman padi untuk penghematan air,serta penerapan pengendalian hama terpadu untuk pertanian yang berkelanjutan serta menjelaskan tiga pilar utama pemberdayaan melalui capacity building, akses, dan power atau kemandirian. Strategi pemberdayaan yang bisa diterapkan dilapangan melalui pendidikan dan penyuluhan, memperkuat kelembagaan, serta memberikan akses permodalan. Seminar ini sangat antusias diikuti dengan banyak pertanyaan yang disampaikan kepada narasumber membuktikan perhatian pertanian sangat besar menuju petani sejahtera( I Wayan Sudarpana)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *