Denpasar, 5 Mei 2026 — Universitas Dwijendra menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tematik Tahun 2026 yang bertempat di Aula Sadhu Gocara Yayasan Dwijendra. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi tahap awal bagi mahasiswa sebelum terjun langsung ke lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dipersiapkan untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara nyata di tengah masyarakat melalui program pengabdian yang terarah dan berdampak. Acara ini dihadiri oleh jajaran Yayasan Dwijendra, pimpinan universitas, dekan, ketua program studi, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta mahasiswa peserta PKM Tematik. Turut hadir Ketua Yayasan Dwijendra, Dr. I Nyoman Satia Negara, S.H., M.H., yang memberikan sambutan dan dukungan kepada seluruh peserta. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan diawali dengan rangkaian acara pembukaan yang meliputi doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan Hymne Dwijendra, serta laporan dari ketua panitia. Acara kemudian secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Dwijendra, Gede Sedana. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pembekalan dari dua narasumber, yaitu Ketut Wica dan Rektor Universitas Dwijendra. Dalam pemaparannya, Dr. Ketut Wica menegaskan bahwa program PKM atau KKN Tematik merupakan bagian dari upaya mendukung pembangunan Bali melalui konsep “1 Pulau, 1 Pola, dan 1 Tata Kelola” dalam kerangka pembangunan daerah. Ia juga menekankan bahwa kegiatan pengabdian mahasiswa harus selaras dengan visi pembangunan Bali, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Mahasiswa diharapkan mampu berperan aktif dalam membantu pemerintah daerah melalui identifikasi potensi, pemetaan permasalahan, serta pemberian solusi berbasis riset dan inovasi. Fokus kegiatan pengabdian meliputi pengelolaan sampah, perlindungan lingkungan, pertanian organik, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Sementara itu, Rektor Universitas Dwijendra menekankan bahwa PKM Tematik bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan proses pembelajaran nyata yang menghubungkan teori di bangku kuliah dengan kondisi riil di masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu berperan sebagai change agent melalui berbagai fungsi, seperti komunikator, edukator, fasilitator, hingga problem solver. Pendekatan learning by doing menjadi kunci utama dalam pelaksanaan pengabdian, sehingga mahasiswa dapat belajar secara langsung melalui interaksi dengan masyarakat. Selain itu, prinsip partisipasi aktif, kolaborasi, keberlanjutan, serta penghormatan terhadap budaya lokal menjadi landasan dalam menjalankan program pengabdian. Ketua Yayasan Dwijendra juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta menekankan pentingnya membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan adaptasi di lapangan. Hal ini menjadi bagian penting dalam mencetak lulusan yang berkualitas dan berdaya saing.

Pada tahun 2026, program PKM Tematik Universitas Dwijendra melibatkan 173 mahasiswa dari 5 fakultas dan 9 program studi dengan pendampingan 24 Dosen Pembimbing Lapangan. Mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di dua lokasi, yaitu Desa Sibang Kaja dan Desa Sibanggede. Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah prosesi pengalungan nametag secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa dan DPL oleh Ketua Yayasan sebagai tanda pelepasan resmi peserta. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang mempererat kebersamaan seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan yang matang dalam melaksanakan pengabdian serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Universitas Dwijendra juga berharap program ini dapat mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat.







1 thought on “Universitas Dwijendra Gelar Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat Tematik Tahun 2026”
Sukses selalu.