Universitas Dwijendra Perkuat Kesiapan Akreditasi Melalui Pendampingan Intensif Program Studi Jenjang Sarjana dan Pascasarjana

Denpasar, 4 Agustus 2026 – Universitas Dwijendra terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penyelenggaraan Pendampingan Pendalaman Akreditasi Program Studi Jenjang Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) yang berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026, bertempat di Ruang Rapat Rektorat Universitas Dwijendra. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Hj. Mella Ismelina Farma Rahayu, S.H., M.Hum., Guru Besar Ilmu Hukum sekaligus Kepala Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas Tarumanagara (Untar), sebagai narasumber utama. Beliau juga dikenal sebagai akademisi yang memiliki pengalaman luas sebagai asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), khususnya pada bidang Ilmu Hukum. Pendampingan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Dwijendra, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, para dekan, ketua program studi, serta pejabat terkait yang terlibat langsung dalam proses penjaminan mutu dan akreditasi program studi.

Dalam kegiatan tersebut, Prof. Mella memberikan pendalaman mengenai strategi penyusunan dokumen akreditasi yang komprehensif, sistematis, dan berbasis luaran (outcome-based). Berbagai aspek penting dibahas secara rinci, mulai dari penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED), Laporan Kinerja Program Studi (LKPS), penguatan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), hingga penyajian data dukung yang akurat, konsisten, dan sesuai dengan indikator penilaian akreditasi terbaru. Beliau juga menekankan pentingnya membangun budaya mutu yang berkelanjutan, sehingga proses akreditasi tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan administrasi, melainkan sebagai upaya berkesinambungan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai sesi tanya jawab yang melibatkan pimpinan universitas, fakultas, dan program studi. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam penyusunan dokumen akreditasi, mulai dari pengelolaan data, pencapaian indikator kinerja, hingga strategi peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi. Melalui pengalaman Prof. Mella sebagai asesor BAN-PT, peserta memperoleh banyak masukan praktis mengenai hal-hal yang menjadi perhatian tim asesor saat proses asesmen lapangan, sekaligus strategi dalam menampilkan keunggulan dan kekhasan masing-masing program studi secara objektif dan berbasis bukti.

Rektor Universitas Dwijendra, Prof. Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., M.M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari upaya universitas untuk memastikan seluruh program studi memiliki kesiapan yang optimal dalam menghadapi proses akreditasi. Menurutnya, akreditasi merupakan instrumen penting dalam menjamin mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing institusi di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, sinergi antara pimpinan universitas, fakultas, program studi, serta seluruh sivitas akademika menjadi faktor utama dalam mewujudkan budaya mutu yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan pendampingan ini, Universitas Dwijendra berharap setiap program studi mampu menyusun dokumen akreditasi yang berkualitas, mencerminkan capaian kinerja secara nyata, serta menunjukkan komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing global. Pendampingan dari akademisi berpengalaman seperti Prof. Dr. Hj. Mella Ismelina Farma Rahayu diharapkan menjadi bekal berharga bagi seluruh unit akademik untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan, memperkuat tata kelola perguruan tinggi, serta meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

1 thought on “Universitas Dwijendra Perkuat Kesiapan Akreditasi Melalui Pendampingan Intensif Program Studi Jenjang Sarjana dan Pascasarjana”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *