Mahasiswa Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Dwijendra Laksanakan Praktek Kerja Lapangan di Museum Tembakau dan Gunung Gambir Jember

Jember, 3 Juli 2026 – Sebanyak 60 Peserta dari Fakultas Pertanian dan Bisnis UniversitasDwijendra mengikuti kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis lapangan yang bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman langsung pada sektor agribisnis, perkebunan, dan agroindustri.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Museum Tembakau Jember, salah satu pusat edukasi yang menyajikan sejarah perkembangan komoditas tembakau, teknologi budidaya, pengolahan, hingga peran strategis tembakau dalam perekonomian Kabupaten Jember. Museum ini juga menjadi sarana pembelajaran mengenai inovasi dan diversifikasi produk hasil tembakau yang telah berkembang di Indonesia.

Selama berada di museum, mahasiswa memperoleh penjelasan dari pengelola mengenai perjalanan industri tembakau di Jember, mulai dari sejarah perkebunan, proses pascapanen, sistem grading kualitas daun tembakau, hingga tantangan pengembangan komoditas tembakau di era pertanian modern. Mahasiswa juga berkesempatan mengamati berbagai koleksi, peralatan, dokumentasi sejarah, serta berdiskusi mengenai prospek agribisnis tembakau sebagai salah satu komoditas unggulan nasional.

Kegiatan kemudian dilanjutkan ke kawasan Agrowisata Gunung Gambir, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Kawasan perkebunan teh yang telah berdiri sejak masa kolonial ini menjadi lokasi pembelajaran mengenai sistem budidaya tanaman teh, pengelolaan perkebunan berkelanjutan, serta pengembangan agrowisata berbasis potensi lokal. Mahasiswa melakukan observasi lapangan untuk memahami teknik budidaya, pemeliharaan tanaman, hingga pemanfaatan kawasan perkebunan sebagai destinasi wisata edukatif.

Melalui kegiatan PKL ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan akademik, tetapi juga mampu menghubungkan teori yang dipelajari di ruang kuliah dengan Praktek nyata di lapangan. Interaksi langsung dengan pengelola museum dan pelaku perkebunan memberikan gambaran mengenai penerapan manajemen agribisnis, pengelolaan sumber daya alam, strategi pemasaran produk pertanian, serta pengembangan sektor agrowisata yang berdaya saing.

Rektor Universitas Dwijendra menyampaikan bahwa Praktek Kerja Lapangan merupakan bagian penting dalam membentuk lulusan yang kompeten, profesional, adaptif, serta memiliki kemampuan menganalisis berbagai persoalan pertanian secara komprehensif.

“Melalui kegiatan ini kami berharap mahasiswa memperoleh pengalaman empiris sehingga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan mengenai pengelolaan komoditas perkebunan, serta meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha di bidang pertanian dan agribisnis,” ujarnya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Praktek Kerja Lapangan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan berbagai institusi dan dunia usaha, sekaligus menghasilkan lulusan Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Dwijendra yang unggul, inovatif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor pertanian Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *