Rektor Dwijendra, Prof. Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc.MMA. menerima kunjungan peneliti, Yui Sunano dari Niigata University, Institute of Humanities and Social Sciences, Niigata, Jepang terkait dengan produk tradisional Bali, seperti arak dan tape, pada tanggal 21 Januari 2026. Dalam diskusi yang dilakukan di ruang kerjanya, banyak dibahas tentang jenis produk lokal Bali yang diolah secara tradisional menjadi wine, seperti anggur, kelapa, jaka, salak, jambu mente dan memiliki kekhasan dalam cita rasa serta aromanya. Yui mengungkapkan keinginannnya untuk mengetahui secara lebih lengkap tentang proses pembuatannya yang dilakukan oleh masyarakat lokal termasuk kandungan alkoholnya. Sedana yang juga ketua HKTI Bali dengan bangga menyampaikan Arak Bali yang memiliki kualitas ekspor dan berdayasaing tinggi sebagai bagian kebijakan Gubernur Bali untuk mengangkat produk lokal yang bernilai ekonomis, seperti Pergub Nomor 1 Tahun 2020 yang mengatur tata kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali (Arak Bali, Tuak Bali, Brem Bali). Secara ekonomis, Pergub ini ditujukan untuk menjadikan minuman fermentasi khas Bali sebagai sumber ekonomi bagi peningkatan kesejahteraan para perajin lokal dan masyarakat Bali.







2 thoughts on “Rektor Universitas Dwijendra Terima Kunjungan Peneliti Niigata University Bahas Produk Fermentasi Tradisional Bali”
Keren banget kolaborasi Universitas Dwijendra dengan peneliti dari Niigata University. Bahas produk fermentasi tradisional Bali itu bukan cuma soal riset, tapi juga cara keren buat angkat kearifan lokal ke level internasional. Semoga makin banyak kerja sama seperti ini ke depannya 👍
Arak mendunia