Denpasar — Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Dwijendra menyelenggarakan Seminar Akademik Mahasiswa pada Senin, 19 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Yayasan Dwijendra ke-73 sekaligus menandai capaian akademik mahasiswa semester VII yang akan memasuki tahap tugas akhir pada semester berikutnya.
Seminar akademik ini merupakan luaran akhir dari mata kuliah Seminar, yang dirancang untuk melatih kemampuan berpikir kritis, analisis konseptual, serta komunikasi ilmiah mahasiswa arsitektur. Melalui forum ini, mahasiswa mempresentasikan gagasan dan kajian awal yang relevan dengan isu-isu kontemporer dalam bidang arsitektur.
Acara secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Dwijendra, Ar. Desak Made Sukma Widiyani, ST., MT., IAI. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran akademisi dan calon arsitek dalam merespons persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, melalui pendekatan desain yang berkelanjutan dan kontekstual.
Seminar ini menghadirkan Ir. Arya Bagus Mahadwijati Wijaatmaja, ST., MT sebagai keynote speaker. Dalam pemaparannya, ia mengulas keterkaitan antara arsitektur, lingkungan binaan, dan persoalan sampah sebagai tantangan multidimensi yang memerlukan solusi lintas disiplin. Arsitektur, menurutnya, tidak hanya berperan sebagai produk estetika dan fungsi, tetapi juga sebagai instrumen edukatif dan ekologis dalam membentuk perilaku masyarakat terhadap lingkungan.
Dengan mengusung tema “Arsitektur dan Sampah”, seminar ini menjadi ruang diskusi akademik yang membahas berbagai pendekatan desain, strategi pengelolaan sampah berbasis arsitektur, hingga potensi integrasi konsep reduce, reuse, dan recycle (3R) dalam perancangan bangunan dan kawasan. Mahasiswa mempresentasikan beragam topik yang menunjukkan kepedulian terhadap isu lingkungan serta kesiapan mereka menghadapi tahapan tugas akhir.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat kompetensi akademik mahasiswa, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kritis akan tanggung jawab sosial dan ekologis profesi arsitek. Seminar akademik ini sekaligus menjadi wujud kontribusi Fakultas Teknik Universitas Dwijendra dalam mendukung visi pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan tinggi.






9 thoughts on “Seminar Akademik Mahasiswa Arsitektur Universitas Dwijendra Angkat Isu Arsitektur dan Sampah”
Keren fakultas tehnik
Keren fakultas teknik fan jaya selalu
jaya selalu dan luar biasa
Fakultas Teknik Dwijendra University semakin kerennn 👏👍👍
Sukses selalu teknik Arsitektur Dwijendra university
Keren banget! Mahasiswa Arsitektur Dwijendra sudah mikir soal desain sekaligus masalah sampah. Semoga dari diskusi ini lahir ide-ide nyata buat lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Mantap! 🙌♻️
Luar Biasa, mengangkat isu yang sedang hangat dan mengaitkannya dengan ilmu Arsitektur. Good Job Arsitektur Dwijendra!
Belajar arsitektur tradisional yang menglobal sesuai tuntutan dunia kerja.
Terus semangat adik adik calon arsitek muda Indonesia.
Keren sekali mahasiswa FT!! Gak cuma estetika arsitektur saja tapi juga peduli lingkungan 🥰