Universitas Dwijendra Laksanakan Audiensi Terkait Kuliah Umum “Pembangunan Bali di Masa Depan Berbasis Kearifan Lokal” Bersama Gubernur Bali

Universitas Dwijendra bersama Yayasan Dwijendra melaksanakan audiensi dengan Gubernur Bali, Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M., terkait rencana penyelenggaraan kuliah umum bertajuk “Pembangunan Bali di Masa Depan Berbasis Kearifan Lokal”. Audiensi tersebut berlangsung pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Kantor Gubernur Bali. Hadir dalam kesempatan tersebut dari pihak Yayasan Dwijendra, Bapak Pembina Yayasan Dwijendra, Bapak Ketua Yayasan Dwijendra, serta Sekretaris Yayasan Dwijendra. Sementara dari pihak Universitas Dwijendra turut hadir Rektor Universitas Dwijendra, Prof. Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., M.M.A., Wakil Rektor I, Dr. Ir. Frysa Wiriantari, S.T., M.T., serta Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Ni Made Dwi Utari Pusparini, S.Pd., M.Li.

Audiensi ini membahas rencana pelaksanaan kuliah umum yang akan mengangkat Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun (2025–2125) sebagai arah pembangunan jangka panjang Provinsi Bali. Haluan pembangunan tersebut menempatkan kebudayaan Bali sebagai poros utama pembangunan, yang berlandaskan filosofi Tri Hita Karana serta kearifan lokal Sad Kerthi, guna menjaga keharmonisan antara alam, manusia, dan kebudayaan. Konsep ini bertujuan mewujudkan Bali Era Baru yang suci, damai, sejahtera, serta makmur secara material dan spiritual dengan prinsip “Satu Pulau, Satu Pola, Satu Tata Kelola”. Kuliah umum ini direncanakan menjadi ruang edukatif dan reflektif bagi sivitas akademika dalam memahami arah pembangunan Bali secara komprehensif dan berkelanjutan.

Dalam audiensi tersebut juga dibahas visi pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, yakni “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, yang menekankan pentingnya menjaga kesucian dan keharmonisan alam, manusia, dan kebudayaan Bali. Visi ini berpijak pada kearifan lokal Sad Kerthi sebagai enam sumber kesejahteraan serta filosofi Tri Hita Karana sebagai landasan utama kehidupan masyarakat Bali. Selain itu, turut disinggung program strategis SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan tinggi yang merata dan berkeadilan.

Universitas Dwijendra dalam audiensi ini menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam penguatan nilai agama, budaya, dan kesusastraan sebagai fondasi pembangunan Bali. Sebagai institusi pendidikan yang lahir dan berkembang dari nilai-nilai luhur Bali, Universitas Dwijendra juga menegaskan identitas historisnya sebagai kampus yang menjadi bagian penting dalam perkembangan pendidikan Agama Hindu. Melalui rencana kuliah umum ini, Universitas Dwijendra berharap dapat memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, nilai budaya, dan spiritualitas, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan Bali yang berlandaskan kearifan lokal dan berorientasi pada keberlanjutan.

19 thoughts on “Universitas Dwijendra Laksanakan Audiensi Terkait Kuliah Umum “Pembangunan Bali di Masa Depan Berbasis Kearifan Lokal” Bersama Gubernur Bali”

  1. Universitas Dwijendra menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembangunan Bali berkelanjutan. Semoga ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran kearifan lokal sebagai fondasi utama pembangunan Bali di masa depan.

  2. Universitas Dwijendra menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembangunan Bali berkelanjutan. Semoga ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran kearifan lokal sebagai fondasi utama pembangunan Bali di masa depan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *