Webinar Hari Kartini 2026: Peran Perempuan dalam Pengelolaan Sampah untuk Keberlanjutan Lingkungan

Denpasar — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Universitas Dwijendra menyelenggarakan webinar bertajuk “Perempuan Berdaya, Bumi Terjaga: Refleksi Hari Kartini melalui Gerakan Pengelolaan Sampah” pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, baik mahasiswa, dosen, maupun masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan. Webinar ini menjadi wadah refleksi terhadap peran strategis perempuan dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menguatkan kesadaran kolektif dalam menghadapi tantangan lingkungan di era modern. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Diskusi yang berkembang menunjukkan tingginya kepedulian terhadap isu lingkungan hidup. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat.

Webinar ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Gede Sedana dan Ni Luh Kartini. Dalam pemaparannya, kedua narasumber menekankan pentingnya peran perempuan tidak hanya dalam lingkup domestik, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam pelestarian lingkungan. Perempuan dinilai memiliki posisi strategis dalam membentuk pola perilaku keluarga dan masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Selain itu, penguatan kapasitas perempuan dalam bidang lingkungan menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan. Materi yang disampaikan juga menyoroti pentingnya edukasi dan kesadaran lingkungan sejak dini. Dengan demikian, perempuan dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Pendekatan berbasis komunitas juga dinilai efektif dalam memperluas dampak gerakan ini.

Kegiatan webinar dipandu oleh moderator Frysa Wiriantari yang mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif dan dinamis. Dalam sesi diskusi, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan pandangan terkait pengelolaan sampah serta peran perempuan dalam menjaga lingkungan. Berbagai isu yang dibahas meliputi pengelolaan sampah berbasis sumber, pengurangan sampah plastik, serta pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Diskusi ini juga menekankan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antar berbagai pihak menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama dalam mengimplementasikan praktik-praktik ramah lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi yang efektif dalam meningkatkan literasi lingkungan.

Melalui penyelenggaraan webinar ini, Universitas Dwijendra menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan. Semangat Hari Kartini dimaknai sebagai momentum untuk mendorong pemberdayaan perempuan dalam berbagai bidang, termasuk dalam pelestarian lingkungan hidup. Diharapkan, kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian bumi. Selain itu, hasil dari diskusi ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga. Perempuan sebagai agen perubahan diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Dengan kolaborasi yang kuat, upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dapat terus ditingkatkan. Universitas Dwijendra berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *